Mau dihormati orang? Ingin bisa membantu orang lain? Ingin hidup terjamin? Semua pertanyaan itu punya 1 jawaban yaitu be rich atau jadilah kaya. Mungkin ada yang aneh dengan jawaban ini, tapi klo dipikir-pikir emang bener ko. Silahkan baca cerita orang-orang terkaya dunia, dengan uang banyak yang bisa dilakukan. Tapi, uang juga bisa jadi senjata makan tuan tergantung bagaimana kita me-manage-nya. Uang itu hanya sebagai alat, kita sebagai penguasanya jangan sampai kita yang diperalat uang. Namun jangan jadi takut kaya, karena menjadi miskin lebih menakutkan lagi
. Biografi orang2 kaya selalu memulai kekayaannya dengan usaha dan pengorbanan, jadi memang sulit untuk jadi kaya tapi lebih sulit lagi klo jadi orang miskin kan?
. Tampaknya Indonesia yang kaya dan nyaman ini, membuat penduduknya terlena dan membuat kerja keras bukan sebagai kultur bangsa, inget lagu Koes Plus yang Kolam Susu? tanam apapun di tanah Indonesia yang subur langsung jadi buah. Tapi klo lihat negara lain yang miskin sumber daya alam seperti Jepang, Singapura, dan negara Eropa apakah mereka itu menjadi negara miskin? Nyatanya tidak, bahkan maju banget. Penggerak utama negara itu berarti ada di manusianya, klo gitu pemberdayaan manusia di Indonesia payah banget. Salah siapa ya? Mungkin salah pendahulu orang Indonesia yang tidak mewariskan keuletan dan sifat pejuang yang sekarang cuma jadi cerita di buku Sejarah (gak kehitung cerita heroik pejuang Indonesia jaman dulu), atau mungkin salah orang tua kita yang gak pernah ngasih wejangan soal kerja keras untuk hidup. Entahlah ini salah siapa, tapi bisa kita mulai dari generasi ini, menjadi kaya itu lebih baik, karena dengan kaya ibadah yang dilakukan bisa lebih banyak lagi. Jangan lupa, teruskanlah resep kaya ke generasi selanjutnya jangan menyimpannya sendiri.
Juni 25, 2008
Be Rich is Always Better
Juni 25, 2008
Haji di Indonesia
Sudah tidak aneh lagi klo tiap tahun rombongan haji dari Indonesia slalu membludak, klo liat fenomena ini bisa dilihat orkay alias orang kaya Indonesia itu banyak. Tapi ironisnya kok masih ada yang busung lapar, masih ada yang gak punya tempat tinggal, masih banyak anak yang putus sekolah dll. Jadi heran sendiri apa sih makna pergi haji itu? Bahkan ada yang sudah pergi haji lebih dari 1 kali, ada pula yang memaksakan diri pergi haji walau sehabis pulang dari haji jadinya gak punya duit. Tapi apa output dari keberangkatan haji yang jumlahnya slalu membludak melebihi kuota tsb? Apakah dengan banyaknya haji di Indonesia kualitas bangsa ini jadi membaik? Tampaknya tiap tahun kondisi bangsa ini sama saja bahkan memburuk. Masih ingat dengan haji Indonesia yang rebutan makanan di Mekah sana? Saya pernah dapet cerita juga klo yang paling banyak belanja di Mekah adalah haji dari Indonesia, niatnya belanja atau ibadah sih? Padahal untuk pergi haji itu syaratnya banyak, haji wajib bagi yang mampu, klo yang gak mampu berarti gak wajib. Nah mampu ini yang kalau dijabarkan bisa jadi banyak baik itu mampu secara fisik, mental, emosi, finansial dll.
Dulu pernah dengar cerita, ada seseorang yang batal pergi haji karena uangnya digunakan untuk bantu tetangga yang kelaparan dan ini lebih baik daripada pergi haji meninggalkan tetangga yang kelaparan. Contoh kecil ini seharusnya menjadi cerminan rakyat Indonesia, sebelum berhaji hendaknya lihat dulu ke sekeliling apakah ada hal lebih baik yang dapat dilakukan oleh dirinya atau dilakukan dengan uang keberangkatan haji? Hendaknya memaknai haji itu bukan dari sisi ritual saja namun juga dari segi hakikinya, walau ilmu saya masih dikit tapi saya yakin setiap ibadah itu ada makna hakikinya bukan hanya ritual semata saja. Saya pernah dengar klo Al-Quran mengandung 80% mengenai hubungan sesama (habluminanas) dan 20% mengenai ibadah ritual (habluminallah), artinya Tuhan ingin manusia lebih memperhatikan sesamanya, bukan berarti ibadah ritual itu boleh ditinggalkan
.
Setelah menjadi haji, kan seharusnya orang itu jadi lebih baik, baik dari segi penampilan, keilmuan, material sehingga bisa menjadi teladan bagi lingkungannya, jadi kewajiban setelah menjadi haji itu banyak, bukan santai2 saja. Jika diakumulasikan haji di seluruh wilayah Indonesia dari tahun ke tahun maka seharusnya lingkungan yang terpengaruh oleh ke-’haji’-an sudah meluas dan berakibat pada bangsa yang lebih baik. Nah, apa yang terjadi pada para haji Indonesia? Dimana kontribusinya pada bangsa ini? Klo dah jadi haji apa kualitas orang itu jadi meningkat? Apa manfaat ke-’haji’-annya bagi orang lain? Banyak pertanyaan2 lain yang harus dijawab oleh para calon haji maupun haji Indonesia. Mudah2an jika kita menjadi haji, kita jadi haji yang mabrur, amin.
Juni 17, 2008
Kejar Juli
Pasca seminar senin kemarin, di hp ada sms dari ortu yang isinya “kalau bisa minta pra sidang dipercepat untuk mengejar wisuda juli ini”. Waks, padahal batas minimal sidang itu 26 Juni atau 10 hari lagi, dalam 10 hari harus menyiapkan pra sidang sekaligus sidang…tampak ngeri. Memang sih dari awal rencananya bakal lulus Juli, tapi karena ngerjain riset dan magang, juga sempet sakit rencana tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan. Pas pulang ke rumah langsung diinterogasi, gimana jadinya? Dengan berat hati saya bilang keadaan yang sebenarnya kalau saya gak sanggup nyiapin pra sidang dan sidang dalam 10 hari dan juga pembimbing mau ke Jepang seminggu lagi. Yah bisa terlihat dari wajah mereka kalau mereka kecewa karena kuliah dah beres tinggal TA tapi harus nunggu sampai Oktober buat lulus, seems a waste. I am so sorry my parents…
Juni 17, 2008
Berita listrik
Mungkin banyak yang kesel dengan pemadaman listrik yang dilakukan PLN, tapi tau ga sih kenapa sampai kejadian kayak gitu? Karena dengan pemadaman, PLN pun rugi karena meteran listrik stop. Terus klo bikin rugi kenapa tetep dilakukan? Sebenernya ini semua diawali dengan naiknya BBM dan PLN gak dapet subsidi dari pemerintah, loh apa hubungannya BBM ama listrik? Karena sebagian besar pembangkit tenaga listrik bertenaga BBM. Dan fakta lain mengenai PLN adalah sepanjang tahun dari awal krismon tahun 1997, PLN gak pernah untung. Akibatnya adalah pemusatan pegawai termasuk bapak saya yang dipindah ke pusat di Jakarta. Fakta lain pula, energi listrik itu gak bisa disimpan, jadi sekali keluar dan gak digunain energi itu gak bisa balik lagi buat disimpan. Nah dengan keterbatasan pasokan listrik, maka ada perebutan jatah listrik. Kalau semua rumah di 1 RW menyalakan semua alat listriknya, kemungkinan gardu listrik di sekitar situ bakal down dan akibatnya lebih parah, alat di gardu bisa mati dan mungkin listrik bakal mati untuk waktu yang lebih lama. Maka dari itu, ada giliran pemadaman, hal ini untuk mengatasi demand listrik yang melebihi kapasitas resource listrik yang tersedia. Mungkin kenal dengan istilah iklan 1917-22, nah karena malam hari adalah peak time penggunaan listrik, makanya diusahakan penggunaan listrik seefisien mungkin. Sekarang ada peraturan baru yang memberikan penalti berupa penambahan jumlah tagihan bagi warga yang meteran listriknya melebihi angka tertentu, mungkin ada yang pro dan kontra. Tapi menurut saya, kebijakan ini sangat cerdas kenapa karena membuat masyarakat hemat listrik kecuali buat segelintir orang yang gak khawatir dengan pengeluaran tagihannya. Beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menghemat listrik antara lain:
- Matikan lampu kamar mandi klo abis menggunakan.
- Matikan lampu di ruangan yang gak ada aktivitasnya.
- Matikan lampu saat tidur, hal ini juga bagus buat kesehatan karena bakal membuat syaraf rileks.
- Hindari membiarkan kondisi stand by pada komputer, hal ini juga memakan listrik.
- Cabut semua stop kontak dari alat-alat elektronik yang dah gak digunakan, walau dalam kondisi off tetep ada arus listrik yang mengalir ke alat elektronik.
Ini adalah usaha bersama, oleh karena itu ajaklah saudara, teman, tetangga untuk berhemat listrik. Sebelum PLN kehilangan cara dan menaikkan tarif dasar listrik. Kalau tarif listrik dah naik, bisa2 demonya lebih hebat lagi dibanding BBM naik hehe :p. Jangan sampai deh, ayo hemat listrik!
Juni 16, 2008
Sedikit renungan
Saya dapet cerita dari ibu saya yang kebetulan dapet cerita dari ceramah di tempat kantornya. Katanya malaikat itu bekerja layaknya pegawai kantoran yang ada subdivisi-subdivisi, subdiv yang paling sibuk dan jumlah pegawainya banyak itu bagian penerimaan doa yaitu menampung dan mem-filter doa mana yang akan dikabulkan dan subdiv yang tugasnya melaksanakan pengabulan doa. Nah ada satu ruangan kantor yang isi malaikatnya cuman 1 dan itu pun terkantuk-kantuk karena hampir ga ada kerjaan, mau tahu subdiv apa itu? jawabannya adalah subdiv penerimaan syukur. Walaupun cerita ini mungkin hanya karangan belaka, tapi mungkin bisa jadi renungan. Saya sendiri kena banget dengan cerita ini karena slama ini slalu saja minta, tapi setelah dapat apa yang diinginkan saya merasa seolah itu adalah hasil saya semata bukan karena campur tangan Tuhan dan akhirnya lupa untuk bersyukur. Syukur bukan hanya sekedar ucapan, saya kira Tuhan menginginkan kita untuk bersyukur dengan tindakan, caranya dengan melihat ke sekeliling kita dan berbagi atas apa yang telah Tuhan berikan. Sekecil apapun kita memberi pasti akan dicatat, dan pasti akan dibalas dengan yang lebih baik Insya Allah. Jadi buatlah malaikat penerima syukur lebih sibuk
.
Juni 10, 2008
Lesson learned from TA
Setelah diselingi beberapa (sok gaya, padahal cuman 2 :p) proyek, TA saya mengalami beberapa kemajuan (tapi lambat kayak siput). TA saya mengambil topik Text Summarization, salah satu bidang aplikasi NLP, metode yang dipake Sentence Compression dengan Noisy-Channel Model. Text Summarization itu intinya meringkas teks (bisa lihat post saya sebelumnya ‘Mau tau soal Text Summarization?’), klo Sentence Compression itu memotong kata pada level kalimat sehingga yang tertinggal itu cuma yang pentingnya aja, syaratnya kata-kata penyusun diambil dari kalimat asal (ga ada yang ditambahin), urutan kata tetap dan kata-kata itu harus penting dan tetap gramatikal. Cara kerja NCM itu menganggap kalimat panjang = kalimat pendek + noise, tugas utamanya itu membuang noise sehingga kalimat pendek dapat ditemukan, framework NCM itu pake probabilistik. Noisy Channel Model itu punya 3 model yaitu:
- Source Model, memberi nilai probabilitas untuk string pendek P(s), faktor penyusun source model itu PCFG dan bigram (bentuk khusus n-gram atau 2-gram).
- Channel Model, memberi nilai probabilitas untuk setiap string pendek s yang mungkin diperluas menjadi string panjang t, P(t|s).
- Decoding, mencari string pendek yang memaksimalkan nilai P(s|t) ekivalen P(s).P(t|s), dengan kata lain pake Bayes Rule.
Klo mekanisme detilnya gak akan saya tulis disini hehe :p.
Oya sebelumnya mau cerita dulu gimana caranya dapet corpus (data training), jadi pas saya baca paper referensi utama TA saya, si penulis eksperimen pake Ziff Davis corpus. Setelah saya cari di internet ternyata susah banget dapetnya klopun ada gak ada yang gratis
. Akhirnya saya pun coba-coba email si penulis (Mr.Knight and Mr.Marcu) and guess what? they gave the corpus right away!!. Ziff Davis corpus hari itu sudah di tangan plus hasil eksperimen paper kedua bule itu dengan Noisy-Channel Model (alhamdulillah and thank you for both Mr.Knight and Mr.Marcu
). Selama pengembangan klo ada kesulitan saya email aja Mr.Knight dan biasanya di-reply hari itu juga, kayaknya dipermudah banget (alhamdulillah), Pak Dwi (pembimbing), Bu Masayu (penguji) dan Bu Ayu (dosen IF tempat saya konsultasi soal NLP) juga banyak banget bantuin TA saya (makasih banyak….hehe). Berhubung memang TA saya belum ada yang pernah bikin dan state of the art Text Summarization, jadi emang butuh banyak bantuan sesepuh hehe :p.
Saya beruntung soalnya tiap nemu masalah, selalu dapet solusi gak lama setelahnya. Setelah dilakukan eksperimen ke corpus Ziff-Davis (yang berisi pasangan summary buatan manusia dan teks mengenai produk penjualan komputer), saya pun membandingkan hasilnya dengan hasil eksperimen paper yang dikasih kedua profesor bule itu, dan lagi-lagi saya diberi kemudahan hasilnya sebagian besar sama. Memang ada yang berbeda soalnya di paper mereka pake data Penn Tree bank yang harus dibeli dan kita disini gak sanggup bayar ($500 per CD). Walau eksperimen dah dibikin, TA belum bisa dibilang beres karena masih harus bungkus-bungkus dan yang paling bikin males…..buku TA hiks. Banyak pelajaran yang diambil selama TA ini antara lain:
- Melatih kesadaran diri, karena gak ada deadline pasti semua itu tergantung kita mo cepet atau lambat.
- Belajar teknik menulis ilmiah, nah ini dia karena saya kena batunya banget, slama ini klo laporan slalu minimalis :p
- Jadi aware soal penelitian di univ-univ luar negeri dan salut ama profesor-profesor mereka yang antusias dalam menjawab keingintahuan kita dan bersedia membantu (walau kita cuman mahasiswa dari negeri antah berantah hahaha :p).
- Jadi sadar klo etos meneliti di Indonesia khususnya ITB masih belum ada apa-apanya klo dibandingkan ama univ di luar negeri, buktinya text summarization di luar negeri dah jadi topik penelitian dari puluhan tahun yang lalu dan menghasilkan teknik-teknik yang makin sekarang makin canggih sedangkan di ITB kayaknya baru jadi wacana dan baru sekarang2 jadi topik penelitian.
to be continued…(dilanjutin klo dah mo lulus hahaha:D)
Juni 10, 2008
Big ideas for small earth
Mungkin pernah ada yang tau slogan di atas, itu salah satu acara di Metro TV yang lagi gencar-gencarnya promo aksi lingkungan. Saya seneng banget ada stasiun TV yang peduli lingkungan walau baru sekarang, moga-moga stasiun TV yang lain ngikutin langkahnya Metro TV (daripada nayangin sinetron en gosip melulu). Dari kecil, ibu saya dah ngajarin klo buang sampah jangan sembarangan, klo gak ada tempat sampah mendingan dibawa aja tu sampah sampe nemu tempat sampah malahan dulu sering bawa sampah ke rumah gara2 ga bisa nemu tempat sampah. Terus nenek saya ngajarin buat sayang ama tanaman, malahan beliau tau klo tanaman itu lagi sakit dan pake skill reiki-nya buat nyembuhin koleksi tanamannya (reiki itu sejenis teknik penyembuhan alternatif). Ditambah lagi pembantu saya yang ngurus dari kecil pecinta binatang, jadinya saya juga seneng binatang. Mungkin bisa kali saya ngelamar jadi anggota Greenpeace
. Saya dari lahir hidup di Bandung, jadi setidaknya ngerasain gimana Bandung tempo dulu yang katanya Berhiber itu. Klo dibandingin ama keadaan Bandung sekarang, sedih deh. Saya sebagai penduduk asli Bandung sering kesel klo ada orang yang lempar sampah dari jendela mobil, ngeliat tumpukan sampah di pasar tradisional atau ngeliat kali yang butek penuh ama sampah dari rumah-rumah di pinggiran. Kayaknya kesadaran lingkungan masih ada di kalangan terpelajar (itupun sebagian kecil) yang jumlahnya lebih sedikit dari masyarakat umum, tapi sebenernya ga mustahil klo ada niat dari pemkot Bandung buat membenahi kota ini supaya balik lagi jadi Berhiber. Pertanyaannya apakah ada niat? Klopun ada apakah masyarakat Bandung mendukung niat itu? Banyak banget masalah lingkungan di kota Bandung saja apalagi klo dilihat se-Indonesia, jadi daripada kita ngedumel ke pemerintah lebih baik kita mulai dari hal kecil aja, mulai dari kamar, rumah, sekolah, kampus, kantor. Mungkin ada yg tau iklan TV soal ide kecil tiap hari 1 orang buang 1 sampah di jalan ke tempat sampah (jadi inget film Pay Forward). Nah masih banyak ide-ide yang mungkin terlihat kecil tapi dampaknya besar buat bumi kita yang ‘kecil’ ini. Saya pernah tau beberapa hal dari luar negeri yang mungkin bisa diterapkan di Indonesia:
- tiap orang yang belanja bawa kantong sendiri, jadinya supermarket gak perlu ngasih kantong plastik dan sampah plastik pun berkurang
- tiap rumah harus misahin sendiri sampah yang bisa terurai dan yang gak bisa terurai
- klo tidur malem hari lampunya dimatiin, hemat listrik kan?
- pake kedua sisi kertas buat nulis atau print
- mengembangkan penelitian untuk membuat material-material yang ramah lingkungan misal plastik ramah lingkungan, air sbg pengganti bahan bakar
kira-kira mungkin ga ya diterapin di Indonesia? Just an idea hehe.
Juni 7, 2008
Penipuan mall-mall di Bandung
Pas ke BEC terus naek lift dan mijit angka lantai saya baru tersadar gila nih BEC secara fisik ada 9 lantai tapi yang terdaftar pajak cuman 3 lantai (basemen 4 lantai, lower ground, upper ground, lantai 1, 2, 3). Begitu pula dengan mall-mall lainnya di Bandung ntah klo di kota lain tapi kayaknya sama aja sih. Kalau mau berprasangka buruk sih pasti mikirnya developer gedung ini bayar berapa ya supaya dapet ijin kayak gini? hahaha. Dasar oknum pemerintahan, klo kayak gini terus pemasukan devisa kota Bandung dari pajak bangunan dari mall-mall yang bejibun di Bandung makin dikit donk dan kebanyakan langsung masuk ke kantong para oknum ckckckck. Moga-moga bapak-bapak pejabat yang terhormat itu sadar klo dia digaji dari uang rakyat, dan harusnya melayani rakyat. Maaf ya klo rada emosi hehehe, abis kesel sih
.
Juni 7, 2008
Butuh editor Buku TA
Ternyata menulis ilmiah itu sulit hiks, revisi BAB 3 buat seminar dah 3 kali masih aja kurang. Padahal dah 47 halaman, emang susah klo punya pembimbing penulis paper katanya masih kurang sistematis lah, masih kurang koheren lah, masih kurang detail lah dan lah lah lainnya (??). Tapi mungkin ini pelajaran buat saya, karena slama ini klo nulis laporan suka GB hahaha (maaf ya teman-temanku sekarang baru kerasa susahnya nulis laporan). Tapi klo ada yang bersedia jadi freelance editor buku TA saya, saya terima dengan senang hati dan klo perlu saya kasih imbalan hahaha (serius loh). So ada yang berminat?? :p
Juni 7, 2008
Hampir kena tipu di IBCC
Beberapa waktu yang lalu saya mampir ke IBCC buat lihat-lihat laptop karena kebetulan lagi ada pameran disana, gak begitu lama saya nemu yang sesuai budget dan spesifikasinya cukup tapi kata si penjualnya barangnya harus diambil di BEC. Setelah tawar-menawar dan harganya deal saya pun janji buat datang lagi nanti sore (saat itu jam 13.00 dan saya kira dia ambil barangnya ke BEC terus sekalian install). Waktu saya mau kasih dp dia nolak katanya ntar aja, ya sudah uangnya saya taro lagi. Sesuai janji, saya nyampe di IBCC pukul 17.30 pas ketemu si penjual tau ga ternyata selama 5 jam setengah saya di kampus dia gak ngapa2in, laptop belum diambil dan belum diinstall. Alasannya dia bilang uangnya belum ada, kalau gak inget saya cewe dan pake jilbab dah saya timpuk tu orang, jelas-jelas siangnya saya mau kasih dp dan dia nolak. Ya udah saya sabar terus kasih tuh dp, pas saya minta tanda bukti eh dia gak bisa kasih apa jaminannya klo gitu? Tapi dia meyakinkan saya klo mau komplain ke toko yang lagi buka stand itu aja. Yaudah saya pun nurut, abis itu saya nunggu dia sambil makan (makan di IBCC mahalnya minta ampun). Jam 19.00 dia nyari-nyari dan ketemu saya di tempat makan, dan yang bikin saya kesel dia belum ke BEC donk dari tadi, dia bilang barusan itu baru nelepon kesana dan minta disiapin barangnya, gila aja expand RAM, install OS kan gak sebentar, ditambah lagi dia bilang uangnya harus lunas dulu sampai tahap itu saya bener-bener mau meledak (bom kali meledak
) pas saya minta tanda bukti dia bilang ada di toko BEC itu. Apa dia kira saya ini bodoh atau apa masa mau kasih duit Rp. 6.xxx.xxx gitu aja ke dia, saya bilang gak bisa gitu mas apa jaminannya?.
Akhirnya setelah perdebatan yang melelahkan (karena emang capek debat ama preman, gak nyambung haha) saya bilang ya udah mas duitnya balikin ke saya, mas kasih tau aja alamat tokonya di BEC biar saya sendiri yang kesana. Terus dia kasih tuh dp yang tadi (pas saya cek keadaan uang dah gak sama ama uang yang saya kasih sebelunya, kayaknya sih dah dia pake dulu), dah gitu dia bilang tapi teteh pasti kesana kan? Klo ngga saya bisa dipecat katanya. Dalam hati sih EGP, pelanggan kan raja tserah gw donk mau beli dimana, tapi karena saya kasian ya udah saya bilang iya saya bakal datengin toko kamu di BEC tapi besok. Pas besoknya saya lagi males kemana-mana, terus dateng SMS dari dia nanyain mau jam brp ke BEC? Saya jawab kayaknya ntar sore tapi belum pasti juga, dia bales ntar klo mau ke BEC hubungi nomor ini aja (dia nulis nama dia Aguz, pake Z hahaha, dan semua pake Capslock!! hei yang pantes marah itu kan gw). Karena ngantuk saya pun tidur dan pas bangun dah jam 4 sore pas liat hape dah ada 10 misscall dari orang itu, dalam hati saya bilang sukurin lo mang enak dikerjain. Akhirnya rencana ke BEC hari itu gagal, orang itu masih nelepon berkali-kali sampai jam 7 malem (kyknya nyerah juga). Besoknya saya ke BEC langsung menuju toko itu, pas tanya-tanya ama penjualnya eh ternyata si penjual di IBCC itu cuma orang marketing alias calo, tapi karena masih baru jadi gak dipercaya megang nota toko itu. Dan syukurnya lagi ternyata beli langsung ke tokonya lebih murah 150 ribu!! dan masih juga dapet hadiah langsung mini vacuum. Berarti si calo itu ngambil 150ribu. Alhamdulilah beres juga setelah ngecek kelengkapan saya pun pulang. Pelajaran dari kejadian ini curigai calo-calo berkeliaran di IBCC atau tempat-tempat lainnya haha.