Share Menulis Paper Berskala Internasional

Saya mau share pengalaman menulis 2 paper bidang teknik di 2 event internasional, walau ada embel2 internasional tapi penyelenggaranya univ Indonesia ko :D, diantaranya ITB dan UI. Mengapa menulis paper? Supaya terbiasa dengan meneliti dan agar hasil penelitian kita diketahui orang banyak. Selain itu paper yang sudah dipublikasikan memiliki credit yang tinggi jika kita mau apply sekolah ke jenjang yang lebih tinggi di luar negeri.

Konferensi paper yang pertama saya ikuti adalah ICEEI yang diselenggarakan oleh ITB pada July 2011, yang kedua adalah ICACSIS yang diselenggarakan oleh UI pada Desember 2011. Disini saya mau coba share langkah2 penulisan dan bagaimana melakukan presentasi di konferensi tingkat internasional.

Topik penulisan paper bisa berupa tugas akhir, tesis atau riset yang dilakukan mandiri. Kerangka paper secara umum adalah sebagai berikut:

  1. Abstract/Ringkasan: mencakup latar belakang, metode, hasil eksperimen dan kesimpulan.
  2. Introduction/Pendahuluan
  3. Related Work/Penelitian terdahulu yang menjadi referensi
  4. Content/Isi
  5. Experiment result/Hasil eksperimen: biasanya menggunakan scoring standard
  6. Conclusion/Kesimpulan: selain kesimpulan terdapat pula saran pengembangan di masa depan.

Setelah melalui proses review dan editing, pastikan format penulisan sesuai dengan template yang disediakan penyelenggara, biasanya pihak panitia menyediakan template untuk didownload. Kemudian submit dan berharap papernya lolos :).

Jika paper diterima, biasanya ada catatan revisi oleh reviewer, setelah melakukan revisi, paper final atau photo ready disubmit ke panitia dalam bentuk PDF dan DOC(X). Selanjutnya melakukan pembayaran dan konfirmasi. Kemudian saatnya membuat slide presentasi, biasanya seminggu sebelum waktu konferensi, kita mendapat jadwal presentasi. Membuat slide termasuk proses gampang2 sulit karena waktu yang disediakan sangat singkat (20-30 menit) dan kita harus membuat audiens mengerti apa yang kita kerjakan.

Berikut adalah kerangka umum membuat slide:

  1. Outline: berisi kerangka presentasi beserta poin2 penting di tiap babnya, sehingga audiens mendapat gambaran akan apa yang dibicarakan.
  2. Introduction: memberikan gambaran umum tentang apa yang dikerjakan
  3. Contributions of this paper: kontribusi dari penelitian terhadap dunia akademis atau bidang terkait dan mengapa kita melakukan riset ini.
  4. Relation to the literature: dalam riset biasanya kita menggunakan acuan penelitian lain, disini dijelaskan hubungannya dan bagaimana acuan itu kita gunakan.
  5. Technical details: berisi implementasi dan mekanisme solusi dari riset kita terhadap masalah. Saran saya jika dimungkinkan ada simulasi atau animasi dari implementasi hendaknya ditampilkan karena gambar berbicara banyak dibanding teks.
  6. Result & conclusion: hasil eksperimen beserta performansi rataan dan kesimpulan dari penelitian serta saran ke depannya untuk hasil yang lebih baik.

Kemudian dilakukan estimasi waktu presentasi dengan slide, potong hal-hal yang terlalu mendetail dan hanya gunakan poin2 penting dan umum sehingga dimengerti oleh audiens. Buat catatan kecil yang berisi guidelines, sehingga jika kita lupa saat presentasi kita bisa melihat note. Yang paling penting jangan terpaku pada slide, berdiri menghadap audiens dan tatap semua audiens sehingga kita mendapatkan feedback apakah yang kita bicarakan dimengerti atau tidak. Jika ada audiens yang dahinya berkerut mungkin kita bicara terlalu detail sehingga sulit dimengerti, berilah analogi umum. Karena event internasional, tentunya audiens yang hadir ada yang dari luar negeri oleh karena itu gunakan bahasa Inggris yang jelas.

Sekian pengalaman saya mengikuti konferensi paper, semoga berguna 🙂

Iklan

Khasiat Masker Susu

Tag

Selain untuk kesehatan tubuh, ternyata susu juga bisa berguna untuk kecantikan kulit terutama kulit wajah dengan cara dibuat masker. Caranya sangat gampang, cukup beli susu bubuk full cream merek apapun, ambil 1 sendok susu lalu campur dengan air biasa, kemudian oleskan pada kulit wajah yang telah dibersihkan, diamkan sampai mengering kira-kira 15 menit lalu bilas dengan air hangat. Lakukan tiap hari maka kulit cantik pun akan diperoleh dalam waktu yang tidak terlalu lama. Berikut beberapa manfaat susu untuk kulit dari hasil googling:

  • membuat wajah tampak lebih bercahaya.
  • menghaluskan kulit tubuh
  • mencegah penuaan dini
  • menghilangkan noda di wajah
  • mengecilkan pori-pori
  • menyembuhkan iritasi
  • mengurangi iritasi dan reaksi alergi pada kulit
  • membantu menyembuhkan luka
  • memberi nutrisi dan melembutkan kulit
  • mengelupas sel kulit mati

Saya pribadi baru mencoba beberapa hari ini dan manfaatnya langsung terasa, apalagi kalau jangka panjang :D. Untuk mengoptimalkan khasiat masker, maka bisa dicampurkan bahan-bahan lain tergantung masalah kulit. Berikut saya coba tulis beberapa kombinasinya:

  • Tomat: untuk kulit yang bernoda, kemerahan akibat sunburned, mencerahkan rona kulit.
  • Madu: untuk kulit yang kering.
  • Alpukat: untuk kulit yang kering dan keriput (befungsi sebagai anti-aging).
  • Telur atau putih telur: untuk kulit yang berminyak dan berpori besar.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat 🙂

Beasiswa Voucher ITB

Tag

Beasiswa voucher dari ITB adalah program beasiswa untuk program pascasarjana khusus untuk mahasiswa yang S1 nya berasal dari ITB dan melanjutkan S2 nya di ITB juga. Beasiswa ini meng-cover biaya SPP tiap semester, syaratnya yaitu harus mendapat rekomendasi dari dosen yang sedang memiliki penelitian dan kita diharuskan membantu penelitian dari dosen ybs. Saran saya agar mempermudah hendaknya topik tesis disejalankan dengan topik penelitian, sehingga tidak keteteran. Saya mendapatkan beasiswa ini untuk 2 semester (3 dan 4 kalau memang dibutuhkan), karena waktu di awal semester saya telat mendaftar. Sepertinya tidak masalah jika sudah ada beasiswa dari pihak lain, karena saya pun sudah mendapatkan beasiswa unggulan Kemendiknas tapi tetap bisa mendapatkan voucher ini.

Prosedur untuk melakukan lamaran beasiswa adalah mengisi formulir berupa biodata, pernyataan, rekomendasi dan CV. Kekurangan dari beasiswa ini adalah karena pengumumannya yang lama, sedangkan kita tetap harus membayar uang SPP di awal semester, jadinya kita harus membayar dulu baru nanti proses refund. Proses refund pun bisa memakan waktu hingga 1 semester. Semoga membantu bagi yang ingin mendapatkan voucher ini :).

Beasiswa Unggulan Kemendiknas

Tag

Saya mau share sedikit mengenai Beasiswa Unggulan dari Kemendiknas, karena kebetulan saya mendapatkan beasiswa ini untuk studi magister saya di Teknik Informatika ITB. Bagi yang ingin mengetahui langsung silahkan ke websitenya. Ada beberapa program beasiswa yang diselenggarakan oleh Kemendiknas tahun ini:

Program Beasiswa Tahun 2010

saya masuk dalam program S2 mandiri, mandiri karena saya tidak terikat dengan instansi apapun, jika dosen biasanya ada kerjasama khusus dari universitas yang bersangkutan dengan Kemendiknas. Ada kewajiban penerima beasiswa, yang tertulis di kontrak saya antara lain harus menulis karya tulis di jurnal/media massa nasional/internasional mengenai bidang yang bersangkutan, hal ini adalah sebagai bentuk Intelectual Social Responsibility (ISR). Mungkin banyak yang tidak tahu mengenai beasiswa unggulan yang diselenggarakan oleh Kemendiknas ini, karena saya pun secara tidak sengaja menemukan setelah membaca sebuah buku yang ditulis oleh penerima beasiswa unggulan Dina Marliana yang saya pinjam dari teman. Berawal dari rasa penasaran lalu saya pun mencoba apply dan alhamdulillah dapat.

Dari program mandiri ini saya mendapatkan biaya pendidikan sampai lulus (3 semester) ditambah biaya hidup. Namun ini bukan berarti saya bisa bersantai karena syarat untuk terus mendapatkan beasiswa ini adalah mendapatkan IP minimal 3.26 tiap semesternya, saya sendiri masih semester 1 dan belum mendapat hasil akhir IP. Selain itu, wajib memberikan laporan tertulis keuangan tiap semester. Semoga tulisan ini bermanfaat 🙂

Bedak Saripohatji, Jadul tapi Ampuh

Mungkin diantara pembaca ada yang pernah dengar soal bedak ini dari nenek, ibu atau ibu dari nenek dst :D, apalagi yang tinggal di daerah Jawa Barat, bedak ini sempat jadi primadona pada jaman dahulu. Diawali dengan ramuan pribadi Siti Marijah yang kemudian setelah teman2nya melihat kemulusan kulit Ibu Marijah, mereka meminta ramuan bedak tsb dan akhirnya hingga Ibu Marijah membuka usaha bedak Saripohatji. Nama Saripohatji diambil dari Sripohaci yaitu Dewi Padi. Usaha ini turun temurun dari tahun 1927 dan hingga saat ini masih terjaga keasliannya, bahkan kemasannya masih persis saat dulu dijual. Pabrik bedak ini saat ini ada di Ciamis.

Bahan-bahan pembuatannya sangat alami terbuat dari oleh karena itu tidak ada efek samping bagi yang menggunakannya. Bahan dasarnya adalah tepung beras yang ditumbuk, dicampur ramuan sejumlah dedaunan seperti daun suji, pandan, daun jambu, daun beungbeureuman, mamangkokkan, dan teklan. Dicampur pula dengan ekstrak Curcuma xanthorriza (temulawak), Curcuma domestica (kunyit), Solanum lycopersicum (tomat), Citrus aurantifolia (jeruk nipis), serta bahan-bahan lainnya yang berasal dari alam. Tak kurang dari empat puluh macam bahan yang digunakan dalam ramuan Saripohatji. (diambil dari pikiran rakyat edisi 22 Juli 2010)

Saya sendiri diceritakan oleh Ibu saya kalau jaman dahulu nenek saya selalu memakaikan bedak itu pada ibu saya dari kecil, dan kondisi kulit Ibu saya dari remaja hingga menikah dan punya anak bahkan lebih bagus dari anak2nya :)), bahkan banyak yang kagum sama kondisi kulit wajahnya (termasuk saya T_T). Tapi semakin kesini bedak ini makin sulit ditemukan, hingga suatu saat saya menemukan bedak ini, tanpa pikir panjang saya pun langsung beli 1 boks (napsu amat yah :))). Benar kata orang, setelah dipakai secara rutin masalah kulit wajah saya berkurang, sebelumnya saya rutin ke dokter kulit dan mengeluarkan biaya perawatan yang tidak sedikit untuk kulit wajah. Namun, krim dari dokter ini membuat saya ketergantungan jadi kalau sudah tidak memakai krim lagi masalah kulit mulai bermunculan lagi. Setelah merasakan sendiri khasiat dari bedak ini saya berniat untuk berhenti ke dokter kulit dan back to nature, kalau ada cara yang alami dan murah ngapain harus pake cara yang mahal dan beresiko :D.

Bonne annee 2009

Tag

,

Kita sudah menginjak hari keenam di awal tahun 2009, sudah sewajarnya kalau kita semua punya harapan, keinginan dan janji untuk menjadi manusia yang lebih baik di tahun ini (istilah kerennya resolusi). Banyak peristiwa di tahun kemarin yang bisa menjadi pelajaran baik itu baik dan buruk, dan hendaknya dijadikan bahan pertimbangan dalam melangkah di tahun ini. Mungkin ada kesempatan dan peluang yag terlewatkan di tahun kemarin dan sekaranglah saat untuk menebusnya.

Banyak yang harus kita syukuri karena Allah SWT masih memberikan nikmat bernapas dan hidup pada kita hingga detik ini, bayangkan  keadaan saudara kita di belahan dunia lain (termasuk Palestina) yang tiap detiknya terancam nyawanya akan melayang. Bentuk syukur di tahun baru dapat kita aplikasikan dengan melakukan ‘hijrah’, melakukan perpindahan ke level yang lebih tinggi atau lebih baik. Berubah merupakan hal yang sulit, karena artinya kita meninggalkan zona nyaman. Saya pun hingga saat ini masih berjuang meninggalkan zona nyaman :p.

Zona nyaman memang melenakan tapi akan mematikan :D. Jika terlalu lama kita akan kehilangan aktualisasi diri (yang merupakan hirarki tertinggi dari piramid Maslow), itulah yang dicari manusia dalam hidupnya -> ‘aktualisasi’. Walau terdengar egosentris, sebenarnya dengan aktualisasi-lah manusia bisa bermanfaat bagi manusia lainnya. Mengapa? Aktualisasi adalah kebutuhan tertinggi manusia dimana dia merasa perlu mengekspresikan diri atau mengabdi, selama manusia masih berada di bawah level aktualisasi dia tidak akan dapat bermanfaat secara optimal bagi manusia lainnya karena dia pun masih dalam keadaan membutuhkan. Mari kita berusaha untuk berhijrah ke level yang lebih tinggi di hirarki Maslow. Wallahu alam bishawab.

4 Tipe Personalitas

Tag

, , , ,

Galen, seorang ahli fisiolog Romawi yang hidup di abad ke-2 Masehi , yang pertama kali memperkenalkan teori empat kepribadian. Ia menyatakan bahwa kepribadian manusia bisa dibagi menjadi empat kelompok besar: sanguin (populer), koleris (kuat), melankolis (sempurna), dan phlegmatis (damai). Meski teori ini tergolong sangat kuno, para psikolog masa sekarang mengakui, teori kepribadian ini banyak benarnya.

  1. Sanguin, tipe yang mempunyai energi yang besar, suka bersenang-senang, dan supel. Mereka suka mencari perhatian, sorotan, kasih sayang, dukungan, dan penerimaan orang-orang di sekelilingnya. Orang bertipe sanguin suka memulai percakapan dan menjadi sahabat bagi semua orang. Orang tipe ini biasanya optimis dan selalu menyenangkan. Namun, ia tidak teratur, emosional, dan sangat sensitif terhadap apa yang dikatakan orang terhadap dirinya. Dalam pergaulan, orang sanguin sering dikenal sebagai “si tukang bicara”.
  2. Koleris, yang suka berorientasi pada sasaran. Aktivitasnya dicurahkan untuk berprestasi, memimpin, dan mengorganisasikan. Orang bertipe koleris menuntut loyalitas dan penghargaan dari sesama, berusaha mengendalikan dan mengharapkan pengakuan atas prestasinya, serta suka ditantang dan mau menerima tugas-tugas sulit. Tapi mereka juga suka merasa benar sendiri, suka kecanduan jika melakukan sesuatu, keras kepala, dan tidak peka terhadap perasaan orang lain. Orang koleris seperti ini sering diidentifikasi sebagai “si pelaksana”.
  3. Melankolis, yang cenderung diam dan pemikir. Ia berusaha mengejar kesempurnaan dari apa yang menurutnya penting. Orang dalam tipe ini butuh ruang dan ketenangan supaya mereka bisa berpikir dan melakukan sesuatu. Orang bertipe melankolis berorientasi pada tugas, sangat berhati-hati, perfeksionis, dan suka keteraturan. Karenanya, orang melanklolis sering kecewa dan depresi jika apa yang diharapkannya tidak sempurna. Orang melankolis sering diidentifikasi sebagai “si perfeksionis” atau “si pemikir”.
  4. Phlegmatis, yang seimbang, stabil, merasa diri sudah cukup, dan tidak merasa perlu merubah dunia. Ia juga tak suka mempersoalkan hal-hal sepele, tidak suka risiko atau tantangan, dan butuh waktu untuk menghadapi perubahan. Orang bertipe ini kurang disiplin dan motivasi sehingga suka menunda-nunda sesuatu. Kadang, ia dipandang orang lain sebagai lamban. Bukannya karena ia kurang cerdas, tapi justru karena ia lebih cerdas dari yang lain. Orang phlegmatis tak suka keramaian ataupun banyak bicara. Namun, ia banyak akal dan bisa mengucapkan kata yang tepat di saat yang tepat, sehingga cocok menjadi negosiator. Orang phlegmatis kadang diidentifikasi sebagai “si pengamat” atau “si manis”.

Setiap orang mempunyai kombinasi dari dua kepribadian. Umumnya salah satunya lebih dominan, kadang juga keduanya seimbang.

  • Sanguin dan koleris bisa berkombinasi secara alami karena keduanya ekstrovert, optimis dan terus terang. Kombinasi ini menghasilkan individu yang sangat energik. Mereka punya daya tarik serta banyak bicara sambil menyelesaikan pekerjaan mereka, entah melakukannya sendiri atau menyuruh orang lain untuk mengerjakannya.
  • Phlegmatis dan melankolis bisa berkombinasi karena keduanya introvert, pesimis, dan lembut. Mereka melakukan segala sesuatu dengan sempurna dan tepat waktu, tidak mau mengambil sikap konfrontatif. Namun anak tipe ini akan mudah terkuras energinya jika berurusan dengan orang lain.
  • Kombinasi koleris-melankolis dan sanguinphlegmatis menggabungkan optimis dan pesimis, yang suka hura-hura dengan yang tidak suka hura-hura, dan yang supel dengan yang suka menarik diri. Akibatnya anak cenderung tidak seimbang dan berubah-ubah kepribadiannya tergantung keadaan. Kombinasi kolerismelankolis menghasilkan individu yang sangat berorientasi pada tugas. Kombinasi ini akan menjadi peraih prestasi tertinggi, melakukan segala sesuatu dengan cepat dan sesempurna mungkin. Namun mereka bisa menjadi nge-boss dan manipulatif sekaligus mudah stres jika orang lain tak bisa melakukan segalanya dengan benar dan tepat waktu.
  • Kepribadian sanguin dan phlegmatis juga bisa berkombinasi, menghasilkan orang yang berorientasi pada hubungan. Kombinasi ini menjadikannya teman bagi semua orang. Ia dikagumi karena sifat humornya, selalu rileks, dan menerima orang lain apa adanya. Namun ia cenderung tidak disiplin, tidak suka melakukan apapun, mudah lupa tanggung jawabnya, dan selalu dapat merayu orang lain untuk mengerjakannya bagi mereka.

Kepribadian memang bisa dirubah sedikit demi sedikit setelah tumbuh dewasa. Misalnya, jika ia merasa terlalu emosional, ia bisa merubahnya sedikit demi sedikit sehingga bisa lebih sabar. Namun kepribadian seseorang telah ada sejak ia lahir, dan akan mempengaruhi cara berpikir dan bertindak dalam kehidupannya. Maka ada baiknya jika kita bisa memahami kepribadian diri kita sendiri, juga kepribadian orang-orang di sekitar kita. Karena tiap tipe kepribadian ini mempunyai kelebihan dan kekurangan, dan masing-masing tipe ini akan berinteraksi dengan baik jika dapat saling melengkapi. (disunting dari Divisi IT FKMI)

Manfaat Vitamin E

Tag

Banyak yang tahu klo Vit C adalah rajanya vitamin, tapi tahukah kalau Vit E juga sesakti Vit C? Selain terkenal manfaatnya untuk kulit, ada manfaat lain Vit E yaitu sbb:

  • Merupakan vitamin antioksidan yang mampu melindungi kerusakan sel-sel tubuh akibat radikal bebas, sehingga dapat mengatasi penuaan dini.
  • Melindungi kerusakan DNA sel-sel kulit hingga dapat mencegah terjadinya kankaer kulit, meningkatkan regenarasi sel-sel kulit, dan dapat mencegah kerusakan serabut kolagen dan elastin yang memicu terjadinya kulit keriput, mengatasi jerawat, peradangan dan pembentukan jaringan parut, serta mempercepat proses penyembuhan luka.
  • Mengurangi resiko terjadinya pembekuan darah, mencairkan darah beku, mencegah penyumbatan pembuluh darah, menguatkan dinding pembuluh darah kapiler, meningkatkan pembentukan sel-sel darah merah, mengurangi kadar gula darah, memperbaiki kerja insulin.
  • Meningkatkan kekuatan otot dan stamina.
  • Mencegah degenerasi saraf penglihatan, mencegah kerusakan sel-sel saraf.
  • Memengaruhi kerja hormon, meningkatkan gairah seksual.
  • Mempertahankan kekebalan tubuh dan menguatkan sel-sel darah putih.
  • Mencegah terjadinya proses oksidasi lemak dan memegang peranan sangat penting dalam melindungi lapisan jaringan lemak yang melapisi dinding sel-sel dan organ-organ utama dalam tubuh.
  • Jika kita mengkonsumsinya secara teratur atau mengoleskannya langsung pada kulit, vitamin ini dapat meningkatkan ‘natural sun protector’ pada kulit.

Tips Mengonsumsi Vitamin E

Saat ini banyak beredar Vitamin E kapsul di pasaran, kita harus hati-hati dalam memilih karena ada jenis Vitamin E sintetis, yang justru akan membahayakan kulit karena berbahan dasar minyak bumi. Berikut tips memilih dan menggunakan Vit E:

  • Pilih produk kecantikan yang mengandung vitamin E alami yang biasanya bertuliskan d-alpha tocopherol dan waspadai bila yang tertuliskan dl-alpha tocopherol karena ini berarti vitamin E sintesis
  • Jika berupa produk yang digunakan untuk dioleskan pada kulit, pilih produk kecantikan dengan konsentrasi vitamin E antara 0,1 hingga 1 mg sehingga fungsi antioksidannya dapat bekerja maksimal.
  • Agar lebih terasa manfaatnya, selain mengkonsumsi vitamin E dari dalam, gunakan juga produk yang mengandung vitamin E yang penggunaannya dioleskan pada kulit.
  • Untuk produk penggunaan di luar yang mengandung vitamin E, pilih pada produk yang lama menempel pada kulit. Misalnya pelembab yang mengandung vitamin E.
  • Vitamin E adalah vitamin yang larut dalam lemak, oleh karena itu sebaiknya dikonsumsi bersama dengan makanan.

Mengatasi Masalah Kulit

Dalam sebuah kapsul vitamin E, bila kita kupas kulit kapsulnya, kita akan menemukan sejenis cairan minyak yang keluar dari dalam kapsul tersebut. Minyak inilah yang bisa kita gunakan untuk dioleskan pada bagian luar tubuh.

  • Untuk mengurangi strecth marks, terutama bagi wanita yang usai melahirkan, oleskan saja cairan dari kapsul tersebut secara merata.
  • Untuk mengatasi bibir kering, oleskan saja minyak vitamin E yang bisa diambil dari sebutir kapsuk vitamin E. Lakukan pada pagi hari setelah mandi sebelum akan mengoleskan lipstik pada bibir.
  • Kuku kering pun bisa diatasi oleh minyak dari sebutir kapsul vitamin E. Oleskan secara merata pada kuku di waktu pagi dan sore hari. Untuk hasil yang bagus terlihat, oleskan secara rutin selama satu hingga dua minggu lamanya.
  • Sedangkan untuk melindungi kulit tubuh dari paparan sinar matahari serta radikal bebas semisal akibat polusi udara, gunakan lotion yang mengandung sedikitnya SPF 15 serta pelembab yang mengandung vitamin A, C serta E sebagai antioksidan.

( disunting dari tulisan asli Ika Maya Susanti)

Bandung Bermartabat (apanya?)

Beberapa hari yang lalu, teman saya bercerita kata dr. Boyke, paling sedikit 56% remaja di Bandung sudah melakukan pre-marital seks. Apakah sudah separah inikah keadaan pemuda-pemudi Bandung yang katanya kota Bermartabat itu? Ini baru di Bandung saja, entah kota lain. Saya pribadi sebagai salah satu generasi pemuda Bandung merasa prihatin, apa pendidikan orang tua dan guru kita selama ini tidak berbekas sama sekali? Atau apakah sudah tergantikan dengan “pendidikan” seks yang saya pikir banyak salah tafsir. Padahal pendidikan seks juga penting hanya harus benar-benar dikaji materi dan kemasannya, karena yang selama ini saya tangkap pendidikan seks (melalui acara-acara TV) itu malahan mengajari bagaimana melakukan hal “itu” dengan aman (alias melegalkan free sex), tidak heran kalau akibatnya seperti sekarang ini. Disinilah peran orang tua dan keluarga sangat penting, karena disitulah pondasi pendidikan bermulai.

Teman saya juga cerita mengenai anak tetangga di kompleksnya yang hiperaktif akibat sering main Play Station. Akibatnya sangat berbahaya karena anak itu menjadi agresif dalam sikap dan kata-kata, dia menganggap bahwa memukul dan mengumpat itu biasa, anak itu juga tidak hormat pada orang yang lebih tua bahkan orang tuanya sendiri, dan juga sulit untuk diberi nilai-nilai positif. Bahkan tadi siang saya dengan mata kepala sendiri melihat anak SD melakukan ‘bullying’ pada teman sebaya dengan mendorong, memukul dan memakai kata kasar. Berbeda dengan anak kecil yang saya temui tadi siang juga, dia sudah berjualan kripik kasreng dari sejak kelas 5 SD sampai saat ini kelas 2 SMP untuk membantu orang tuanya membiayai kehidupan sehari-hari, selain itu anak itu sangat sopan. Dari beberapa contoh yang saya lihat maupun dari cerita, saya melihat justru anak-anak berkecukupan dan berfasilitas (alias dimanjakan) memiliki attitude yang buruk. Yang saya heran pula, orang tua mereka merasa hal ini normal saja mereka hanya bilang “Namanya juga anak-anak biasa kalo nakal.” bukannya karena mereka anak-anak justru harusnya diajari bersikap baik, karena mereka belum bisa membedakan baik dan buruk.

Ada pula cerita dari adik saya, seorang anak yang tidak lulus UAN SMA merengek ke ibunya yang seorang pengusaha kaya itu, ibunya pun mendatangi guru di sekolah tersebut dengan kondisi emosional. Yang membuat kaget adalah alasan sang ibu marah ke guru anaknya karena guru itu menolak mengubah nilai anaknya walau sang ibu bersedia membayar berapapun, bukannya menyesali mengapa dia tidak membimbing anaknya selama persiapan menghadapi UAN kemarin. Memang anak itu dimasukkan bermacam-macam les sebelumnya, tapi sang ibu tidak pernah ada di rumah karena lebih sering mengurusi usahanya di luar kota. Jadi sang ibu tidak pernah memantau perkembangan anaknya itu.

Dari fenomena di kota Bandung ini saya mengamati telah terjadi degradasi nilai secara besar-besaran, dimana nilai-nilai kehidupan telah digantikan oleh nilai materi semata. Saya cenderung menyalahkan orang tua jaman sekarang, mengapa mereka tidak mengambil contoh positif dari para pendahulunya yaitu orang tua mereka sendiri yang telah sukses mengantarkan mereka pada kesuksesan? Memang jaman sudah berubah, tapi apakah ini berarti nilai kehidupan juga harus berubah? Mungkin ada beberapa perubahan nilai positif seperti keterbukaan dalam komunikasi dan transparansi yang saat ini membuat koruptor sulit bernapas. Tapi sebagian besar perubahan yang ada adalah hal yang dulu negatif, tabu, dilarang dan dosa saat ini menjadi normal, biasa dan dibolehkan. Ada hadits yang dulu pernah saya baca (maafkan kalau saya salah) kalau suatu negara itu tergantung para alim ulama nya, nah bisa disimpulkan sendiri bagaimana keadaan kita sekarang adakah yang bisa jadi teladan?. Saya ingat pada pelajaran PPKn waktu SD atau SMP (lupa) dulu, kalau unit terkecil masyarakat yaitu keluarga adalah titik awal pembangunan masyarakat dan negara. Jadi jangan anggap remeh tugas orang tua, karena justru inilah tugas terberat-menjadi pendidik anak-anak mereka. Menjadi orang tua haruslah cerdas dan berwawasan luas baik itu dalam agama maupun kehidupan duniawi, hal ini supaya anak mereka tidak mencari-cari referensi dari luar yang belum ada jaminan mutunya. Wallahu alam.

Real world here I come

Hari bersejarah (berlebihan,,) bagi saya akhirnya datang juga, sidang TA,,,jeng,,,jeng. Pergi dari rumah diantar supir, ibu dan adik (mereka maksa ikut padahal dah dilarang XD). Nyampe kampus segera ke 7611 buat nyiapin sidang, jam 1 siang Pak Dwi, Bu Ayu dan Pak Iping datang. Sidang pun dimulai,,,,awalnya tenang dan adem ayem pas tiba giliran Pak Iping bertanya, awak hanya bisa tertegun mencoba mencerna pertanyaan beliau. Beberapa kali Pak Dwi menerjemahkannya buat saya, ada beberapa yang bisa terjawab tapi banyak pula yang tidak terungkap maksud pertanyaannya (tampaknya bahasa yang digunakan berlevel-level di atas level saya #D). Tiba akhirnya pada pengumuman kelulusan, Pak Dwi berkata “Saudara Mia Kamayani dinyatakan…..lulus bersyarat”, alhamdulilah walau ada revisi yang harus dibikin (nambah 1 subbab) tapi yang penting lulusnya itu :p.

Ada kejadian lucu sehabis dibacain pengumuman, pintu 7611 terkunci dari luar maupun dalam (kuncinya rusak), kita berempat dah nyoba buka tu kunci tp gak bisa juga. Akhirnya, Pak Iping menggedor pintu dengan kerasnya ampe si pintunya retak -_-!, tapi untungnya bantuan segera datang dari bapak dapur sambil diwanti-wanti ama Pak Iping supaya ngeganti kuncinya klo ngga kuncinya bakal dijebol (waw,,,,). Setelah status ST yang saya dapat, berarti sekarang peran saya sebagai mahasiswa S1 berakhir sudah. Langkah selanjutnya adalah menghadapi dunia nyata,,,,,real world here I come,,,